Apa arti "untuk beristirahat satu putus dalam satu tangan " dalam bahasa Jepang?


Apa arti "untuk beristirahat satu putus dalam satu tangan " dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "untuk beristirahat satu putus dalam satu tangan " dengan contoh ilustrasi.

untuk beristirahat satu putus dalam satu tangan :

untuk beristirahat satu putus dalam satu tangan  (頬杖をつく - hoozue wo tsuku); Kanji: ほおづえ を つく (ウントゥッ ブリスティラハッ サトゥ プトゥッス ダラム サトゥ タンガン);頬杖をつく ほおづえをつく ほおづえをつく ホオヅエヲツク うんとぅっく ぶりすてぃらはっ さとぅ ぷとぅっす だらむ さとぅ たんがん.

Support by: TuDienSo.com
Bagikan postingan ini:

Apa arti "untuk beristirahat satu putus dalam satu tangan " dalam bahasa Jepang?


untuk beristirahat satu putus dalam satu tangan  - Arti dalam bahasa Jepang.

  • untuk beristirahat satu putus dalam satu tangan : 頬杖をつく (hoozue wo tsuku); Kanji: ほおづえ を つく (ウントゥッ ブリスティラハッ サトゥ プトゥッス ダラム サトゥ タンガン);
    頬杖をつく ほおづえをつく ほおづえをつく ホオヅエヲツク うんとぅっく ぶりすてぃらはっ さとぅ ぷとぅっす だらむ さとぅ たんがん.
  • Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang

    Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang

    Tentang bahasa Jepang

    Tentang bahasa Jepang

    Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.

    Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.

    Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.

    Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.