Apa arti "tunggul pohon, tunggak, tunggul " dalam bahasa Jepang?
Apa arti "tunggul pohon, tunggak, tunggul " dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "tunggul pohon, tunggak, tunggul " dengan contoh ilustrasi.
tunggul pohon, tunggak, tunggul : tunggul pohon, tunggak, tunggul (切り株 - kirikabu); Kanji: きりかぶ (トゥングル ポホン, トゥンガッ, トゥングル);株 きりかぶ かぶ カブ とぅんぐる ぽほん とぅんがっく とぅんぐる.
Apa arti "tunggul pohon, tunggak, tunggul " dalam bahasa Jepang?
tunggul pohon, tunggak, tunggul - Arti dalam bahasa Jepang.
tunggul pohon, tunggak, tunggul : 切り株 (kirikabu); Kanji: きりかぶ (トゥングル ポホン, トゥンガッ, トゥングル);
株 きりかぶ かぶ カブ とぅんぐる ぽほん とぅんがっく とぅんぐる.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "beliau, bentuk sopan untuk orang" dalam bahasa Jepang?
- "mengantar, mengantarkan" dalam bahasa Jepang?
- "kimia dari sudut pandang " dalam bahasa Jepang?
- "film direktur " dalam bahasa Jepang?
- "ruangan besar" dalam bahasa Jepang?
- "pertimbangan yang dalam, bermusyawarah " dalam bahasa Jepang?
- "bercampur" dalam bahasa Jepang?
- "Burung camar" dalam bahasa Jepang?
- "amat yakin, kepala besar, anggak" dalam bahasa Jepang?
- "emoh, enggan" dalam bahasa Jepang?
- "jungkir" dalam bahasa Jepang?
- "tergores, mengaiskan " dalam bahasa Jepang?
- "santai" dalam bahasa Jepang?
- "mesin penerima" dalam bahasa Jepang?
- "bagian" dalam bahasa Jepang?
- "cuci rambut" dalam bahasa Jepang?
- "Tahun yang sukses" dalam bahasa Jepang?
- "biasa" dalam bahasa Jepang?
- "menelpon, memajukan, menyampaikan, menganjurkan" dalam bahasa Jepang?
- "remeh, tidak berarti, membosankan, tidak menarik, tidak berharga, tidak enak" dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
