Apa arti "toko teh" dalam bahasa Jepang?
Apa arti "toko teh" dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "toko teh" dengan contoh ilustrasi.
toko teh: toko teh (茶舗 - chaho); Kanji: ちゃほ (トコ テー);茶舗 ちゃほ ちゃほ チャホ とこ てー.
Apa arti "toko teh" dalam bahasa Jepang?
toko teh - Arti dalam bahasa Jepang.
toko teh: 茶舗 (chaho); Kanji: ちゃほ (トコ テー);
茶舗 ちゃほ ちゃほ チャホ とこ てー.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "pintu kanal, sungai pintu " dalam bahasa Jepang?
- "benang sutera" dalam bahasa Jepang?
- "tukang stempel, toko stempel" dalam bahasa Jepang?
- "disposisi, alam" dalam bahasa Jepang?
- "pengumuman, presentasi" dalam bahasa Jepang?
- "mendapat laba, mendapat uang" dalam bahasa Jepang?
- "persis, tepat" dalam bahasa Jepang?
- "gesper" dalam bahasa Jepang?
- "formasi, pembentukan" dalam bahasa Jepang?
- "perang armada" dalam bahasa Jepang?
- "telur, calon" dalam bahasa Jepang?
- "balap" dalam bahasa Jepang?
- "bangunan liar, rumah liar" dalam bahasa Jepang?
- "Musim gugur" dalam bahasa Jepang?
- "parau, garau" dalam bahasa Jepang?
- "mas kawin,mahar" dalam bahasa Jepang?
- "flora " dalam bahasa Jepang?
- "bulimarexia " dalam bahasa Jepang?
- "negara india" dalam bahasa Jepang?
- "menjadikan keras" dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
