Apa arti "pihak yang dirugikan, pihak korban" dalam bahasa Jepang?
Apa arti "pihak yang dirugikan, pihak korban" dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "pihak yang dirugikan, pihak korban" dengan contoh ilustrasi.
pihak yang dirugikan, pihak korban: pihak yang dirugikan, pihak korban (被害側 - higaigawa); Kanji: ひがいがわ (ピハック ヤン ディルギカン, ピハック コルバン);被害側 ひがいがわ ひがいがわ ヒガイガワ ぴはっく やん でぃるぎかん ぴはっく こるばん.
Apa arti "pihak yang dirugikan, pihak korban" dalam bahasa Jepang?
pihak yang dirugikan, pihak korban - Arti dalam bahasa Jepang.
pihak yang dirugikan, pihak korban: 被害側 (higaigawa); Kanji: ひがいがわ (ピハック ヤン ディルギカン, ピハック コルバン);
被害側 ひがいがわ ひがいがわ ヒガイガワ ぴはっく やん でぃるぎかん ぴはっく こるばん.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "berharga" dalam bahasa Jepang?
- "jauh [remote]tanah " dalam bahasa Jepang?
- "getah, cairan, air buah" dalam bahasa Jepang?
- "barang, bawaan, barang barang, bagasi" dalam bahasa Jepang?
- "menindaklanjuti laporan " dalam bahasa Jepang?
- "gypsum, gips" dalam bahasa Jepang?
- "embun" dalam bahasa Jepang?
- "luka lama" dalam bahasa Jepang?
- "karang-mengarang" dalam bahasa Jepang?
- "menara laut, mercusuar" dalam bahasa Jepang?
- "untuk membeli kembali, untuk menebus " dalam bahasa Jepang?
- "angka rumawi" dalam bahasa Jepang?
- "diri, pengorbanan diri " dalam bahasa Jepang?
- "dewa asmara" dalam bahasa Jepang?
- "beludru " dalam bahasa Jepang?
- "kurfa " dalam bahasa Jepang?
- "khawatir" dalam bahasa Jepang?
- "pengorbanan" dalam bahasa Jepang?
- "sesuai dengan, sesuai waktunya, sesuai dengan rencana" dalam bahasa Jepang?
- "kimiawi" dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
