Apa arti "merasa, merasakan, merasai" dalam bahasa Jepang?
Apa arti "merasa, merasakan, merasai" dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "merasa, merasakan, merasai" dengan contoh ilustrasi.
merasa, merasakan, merasai: merasa, merasakan, merasai (感じる - kanjiru); Kanji: かんじる (ムラサ, ムラサカン, ムラサイ);感じる かんじる かんじる カンジル むらさ むらさかん むらさい.
Apa arti "merasa, merasakan, merasai" dalam bahasa Jepang?
merasa, merasakan, merasai - Arti dalam bahasa Jepang.
merasa, merasakan, merasai: 感じる (kanjiru); Kanji: かんじる (ムラサ, ムラサカン, ムラサイ);
感じる かんじる かんじる カンジル むらさ むらさかん むらさい.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "kamus [jibiki wo hiku=membuka kamus]" dalam bahasa Jepang?
- "Berjenggot" dalam bahasa Jepang?
- "seram, ngeri, angker, menakutkan" dalam bahasa Jepang?
- "kurang tepat waktunya, dengan tidak disangka-sangka, kebetulan" dalam bahasa Jepang?
- "kepemilikan" dalam bahasa Jepang?
- "menjadi korban, mengorbankan diri" dalam bahasa Jepang?
- "menolak naskah " dalam bahasa Jepang?
- "anak burung, boneka" dalam bahasa Jepang?
- "Perwira Tinggi" dalam bahasa Jepang?
- "memberi pertolongan, memberi bantuan" dalam bahasa Jepang?
- "dislokasi " dalam bahasa Jepang?
- "menutup rambut " dalam bahasa Jepang?
- "mengetahui" dalam bahasa Jepang?
- "sentralisasi" dalam bahasa Jepang?
- "jual secara terpisah " dalam bahasa Jepang?
- "kecil" dalam bahasa Jepang?
- "melakukan percobaan, mengadakan eksperimen" dalam bahasa Jepang?
- "permohonan, banding, permintaan, permintaan yg sangat mendesak" dalam bahasa Jepang?
- "membenturkan, seruduk" dalam bahasa Jepang?
- "di utara " dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
