Apa arti "mati menggantung diri" dalam bahasa Jepang?
Apa arti "mati menggantung diri" dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "mati menggantung diri" dengan contoh ilustrasi.
mati menggantung diri: mati menggantung diri (縊死する - ishi suru); Kanji: いし する (マティ ムンガントゥン ディリ);縊死する いしする いしする イシスル まてぃ むんがんとぅん でぃり.
Apa arti "mati menggantung diri" dalam bahasa Jepang?
mati menggantung diri - Arti dalam bahasa Jepang.
mati menggantung diri: 縊死する (ishi suru); Kanji: いし する (マティ ムンガントゥン ディリ);
縊死する いしする いしする イシスル まてぃ むんがんとぅん でぃり.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "Bersama, abegg(inggris) " dalam bahasa Jepang?
- "berkembang dalam kelimpahan " dalam bahasa Jepang?
- "alasan, sebab" dalam bahasa Jepang?
- "mematikan, untuk mematikan listrik" dalam bahasa Jepang?
- "titik beku" dalam bahasa Jepang?
- "peluru [balistik] " dalam bahasa Jepang?
- "kukus, menguap" dalam bahasa Jepang?
- "tidak lama lagi, dalam beberapa hari" dalam bahasa Jepang?
- "sekolah hortikultura" dalam bahasa Jepang?
- "barang hilang, benda yang hilang, barang yang tertinggal" dalam bahasa Jepang?
- "debet" dalam bahasa Jepang?
- "sedikit lagi" dalam bahasa Jepang?
- "penderitaan ringan dalam kecelakaan" dalam bahasa Jepang?
- "suara " dalam bahasa Jepang?
- "mengembungkan" dalam bahasa Jepang?
- "acara mencapai kedewasaan " dalam bahasa Jepang?
- "algebra, komputer, jumlah besar objek seperti mobil " dalam bahasa Jepang?
- "tidak tahu kesopanan, kurang tahu tata krama" dalam bahasa Jepang?
- "wanita pengadilan, court lady" dalam bahasa Jepang?
- "bintang" dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
