Apa arti "laporan palsu" dalam bahasa Jepang?
Apa arti "laporan palsu" dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "laporan palsu" dengan contoh ilustrasi.
laporan palsu: laporan palsu (偽報 - gihou); Kanji: ぎほう (ラポラン パルス);報 ぎほう ほう ホウ らぽらん ぱるす.
Apa arti "laporan palsu" dalam bahasa Jepang?
laporan palsu - Arti dalam bahasa Jepang.
laporan palsu: 偽報 (gihou); Kanji: ぎほう (ラポラン パルス);
報 ぎほう ほう ホウ らぽらん ぱるす.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "palang." dalam bahasa Jepang?
- "susunan" dalam bahasa Jepang?
- "bagian bawah" dalam bahasa Jepang?
- "ahli kimia" dalam bahasa Jepang?
- "membangunkan" dalam bahasa Jepang?
- "kaca depan " dalam bahasa Jepang?
- "bisikan" dalam bahasa Jepang?
- "logis, rasional, wajar " dalam bahasa Jepang?
- "membunuh beramai-ramai" dalam bahasa Jepang?
- "memperkusut[rambut]" dalam bahasa Jepang?
- "yang reaksioner " dalam bahasa Jepang?
- "buffered, zona penyangga" dalam bahasa Jepang?
- "dalam perjalanan" dalam bahasa Jepang?
- "perantaraan" dalam bahasa Jepang?
- "film" dalam bahasa Jepang?
- "militer " dalam bahasa Jepang?
- "setengah matang" dalam bahasa Jepang?
- "redaktur" dalam bahasa Jepang?
- "hydroculture " dalam bahasa Jepang?
- "pinjaman " dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
