Apa arti "kering ke atas, ke mengisuntukan " dalam bahasa Jepang?
Apa arti "kering ke atas, ke mengisuntukan " dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "kering ke atas, ke mengisuntukan " dengan contoh ilustrasi.
kering ke atas, ke mengisuntukan : kering ke atas, ke mengisuntukan (乾びる[渇き] - karabiru); Kanji: からびる (クリン ク アタッス, ク ムンイスントゥカン);乾びる 渇き からびる からびる カラビル くりん く あたっす く むんいすんとぅかん.
Apa arti "kering ke atas, ke mengisuntukan " dalam bahasa Jepang?
kering ke atas, ke mengisuntukan - Arti dalam bahasa Jepang.
kering ke atas, ke mengisuntukan : 乾びる[渇き] (karabiru); Kanji: からびる (クリン ク アタッス, ク ムンイスントゥカン);
乾びる 渇き からびる からびる カラビル くりん く あたっす く むんいすんとぅかん.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "berkembang dalam kelimpahan " dalam bahasa Jepang?
- "sementara muka (uang) " dalam bahasa Jepang?
- "cinderamata, oleh-oleh, buah tangan, suvenir" dalam bahasa Jepang?
- "koki, juru masak, kokang" dalam bahasa Jepang?
- "acang-acang" dalam bahasa Jepang?
- "pandangan, perspektif" dalam bahasa Jepang?
- "camar" dalam bahasa Jepang?
- "kesembronoan" dalam bahasa Jepang?
- "untuk menulis ulang, untuk memperbarui" dalam bahasa Jepang?
- "beranggotakan" dalam bahasa Jepang?
- "berubah-ubah" dalam bahasa Jepang?
- "menumpahkan, mencecerkan" dalam bahasa Jepang?
- "imperial appointee " dalam bahasa Jepang?
- "mengering" dalam bahasa Jepang?
- "tanah nonfarming, tanah untilled " dalam bahasa Jepang?
- "mengetuai" dalam bahasa Jepang?
- "bordil" dalam bahasa Jepang?
- "penundaan sementara" dalam bahasa Jepang?
- "Merah " dalam bahasa Jepang?
- "cuci mata" dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
