Apa arti "jidat, dahi [Hitai wo atsumete soudan suru Berkumpul dan berbicara bersama.]" dalam bahasa Jepang?
Apa arti "jidat, dahi [Hitai wo atsumete soudan suru Berkumpul dan berbicara bersama.]" dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "jidat, dahi [Hitai wo atsumete soudan suru Berkumpul dan berbicara bersama.]" dengan contoh ilustrasi.
jidat, dahi [Hitai wo atsumete soudan suru Berkumpul dan berbicara bersama.]:Support by: TuDienSo.com
Apa arti "jidat, dahi [Hitai wo atsumete soudan suru Berkumpul dan berbicara bersama.]" dalam bahasa Jepang?
jidat, dahi [Hitai wo atsumete soudan suru Berkumpul dan berbicara bersama.] - Arti dalam bahasa Jepang.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "per orang " dalam bahasa Jepang?
- "tersumbat, macet" dalam bahasa Jepang?
- "hal menyadarkan, hidup kembali, kebangkitan kembali" dalam bahasa Jepang?
- "Selang waktu" dalam bahasa Jepang?
- "keliru arahnya" dalam bahasa Jepang?
- "derajat, kali" dalam bahasa Jepang?
- "abscondence, flight " dalam bahasa Jepang?
- "pengumpatan" dalam bahasa Jepang?
- "wisatawan, tamasyawan" dalam bahasa Jepang?
- "industri pembuatan kapal" dalam bahasa Jepang?
- "yang bertugas di Edo " dalam bahasa Jepang?
- "mengetahui, mengalami, untuk mengalami" dalam bahasa Jepang?
- "banyak" dalam bahasa Jepang?
- "wanita yang belum bersuami" dalam bahasa Jepang?
- "etalase" dalam bahasa Jepang?
- "rendah " dalam bahasa Jepang?
- "revolusi informasi " dalam bahasa Jepang?
- "mengeriap gempa bumi " dalam bahasa Jepang?
- "antusias" dalam bahasa Jepang?
- "asal kata, asal usul kata, etimologi" dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
