Apa arti "berjaga-jaga di tempat strategis" dalam bahasa Jepang?
Apa arti "berjaga-jaga di tempat strategis" dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "berjaga-jaga di tempat strategis" dengan contoh ilustrasi.
berjaga-jaga di tempat strategis: berjaga-jaga di tempat strategis (張り込む[見張る] - hari komu); Kanji: はり こむ (ブルジャガ-ジャガ ディ トゥンパッ ストゥラテギッス);張り込む 見張る はりこむ はりこむ ハリコム ぶるじゃがじゃが でぃ とぅんぱっ すとぅらてぎっす.
Apa arti "berjaga-jaga di tempat strategis" dalam bahasa Jepang?
berjaga-jaga di tempat strategis - Arti dalam bahasa Jepang.
berjaga-jaga di tempat strategis: 張り込む[見張る] (hari komu); Kanji: はり こむ (ブルジャガ-ジャガ ディ トゥンパッ ストゥラテギッス);
張り込む 見張る はりこむ はりこむ ハリコム ぶるじゃがじゃが でぃ とぅんぱっ すとぅらてぎっす.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "yang duduk, pidato" dalam bahasa Jepang?
- "lorong sempit" dalam bahasa Jepang?
- "Meletakkan, menempelkan" dalam bahasa Jepang?
- "usahawan, pengusaha" dalam bahasa Jepang?
- "melek" dalam bahasa Jepang?
- "membingungkan" dalam bahasa Jepang?
- "secara besar-besaran" dalam bahasa Jepang?
- "kamera tersembunyi " dalam bahasa Jepang?
- "pelatihan militer " dalam bahasa Jepang?
- "yang matang" dalam bahasa Jepang?
- "merusak" dalam bahasa Jepang?
- "yang diperlukan " dalam bahasa Jepang?
- "selamat malam" dalam bahasa Jepang?
- "bahan tenun" dalam bahasa Jepang?
- "sake dingin" dalam bahasa Jepang?
- "transpor, transportasi" dalam bahasa Jepang?
- "memberi aba-aba, memberikan komando" dalam bahasa Jepang?
- "tergiur" dalam bahasa Jepang?
- "layu, bertambah buruk" dalam bahasa Jepang?
- "umur lima puluh tahun, setengah abad " dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
