Apa arti "belum matang" dalam bahasa Jepang?
Apa arti "belum matang" dalam bahasa Jepang? Definisi, konsep dan penggunaan kata Jepang "belum matang" dengan contoh ilustrasi.
belum matang: belum matang (未熟な - mijuku na); Kanji: みじゅく な (ブルム マタン);未熟な みじゅくな みじゅくな ミジュクナ ぶるむ またん.
Apa arti "belum matang" dalam bahasa Jepang?
belum matang - Arti dalam bahasa Jepang.
belum matang: 未熟な (mijuku na); Kanji: みじゅく な (ブルム マタン);
未熟な みじゅくな みじゅくな ミジュクナ ぶるむ またん.
Kata lain yang mirip dengan bahasa Jepang
- "setengah matang" dalam bahasa Jepang?
- "lari gawang " dalam bahasa Jepang?
- "Bangun kesiangan, tukan tidur" dalam bahasa Jepang?
- "dorongan" dalam bahasa Jepang?
- "mengeratkan" dalam bahasa Jepang?
- "jalan perkencingan" dalam bahasa Jepang?
- "membangkitkan marah" dalam bahasa Jepang?
- "bagi" dalam bahasa Jepang?
- "pasar sayur" dalam bahasa Jepang?
- "memuji diri" dalam bahasa Jepang?
- "kamera bekerja " dalam bahasa Jepang?
- "kebaikan, kebajikan" dalam bahasa Jepang?
- "terlalu besar" dalam bahasa Jepang?
- "itu" dalam bahasa Jepang?
- "satu tahun (periode) " dalam bahasa Jepang?
- "memikirkan" dalam bahasa Jepang?
- "batang, bongkot" dalam bahasa Jepang?
- "positifisme" dalam bahasa Jepang?
- "lumayan " dalam bahasa Jepang?
- "kalang kabut" dalam bahasa Jepang?
Tentang bahasa Jepang
Bahasa Jepang (日本語; romaji: Nihongo; pengucapan: Nihonggo, Tentang suara ini dengarkan (bantuan·info)) merupakan bahasa resmi di Jepang dan jumlah penutur 125 juta jiwa.
Bahasa Jepang juga digunakan oleh sejumlah penduduk negara yang pernah ditaklukkannya seperti Korea dan Republik Tiongkok. Ia juga dapat didengarkan di Amerika Serikat (California dan Hawaii) dan Brasil akibat emigrasi orang Jepang ke sana. Namun, keturunan mereka yang disebut nisei (二世, generasi kedua), tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi kepada dua bentuk yaitu Hyoujungo (標準語), pertuturan standar, dan Kyoutsugo (共通語), pertuturan umum. Hyoujungo adalah bentuk kata/pelafalan yang diajarkan di sekolah dan digunakan di televisi dan segala perhubungan resmi.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.
