Apa arti "tamban" dalam bahasa Cina?
Apa arti "tamban" dalam bahasa Cina? Definisi, konsep dan penggunaan kata Cina "tamban" dengan contoh ilustrasi.
tamban:1. 一种海鱼2. 温鱼,沙丁鱼,淡万鱼tamban beluru一种海鱼tamban betul一种海鱼tamban bontok一种海鱼tamban bujur一种海鱼tamban bulat一种海鱼tamban cencang rebung一种海鱼tamban jalur一种海鱼tamban japuh一种海鱼tamban jebuh一种海鱼tamban jepuh一种海鱼tamban lopek一种海鱼tamban nipis一种海鱼tamban panjang一种海鱼tamban setu一种海鱼tamban siantan一种海鱼tamban sisik一种海鱼
Support by: TuDienSo.comApa arti "tamban" dalam bahasa Cina?
tamban - Arti dalam bahasa Cina.
1. 一种海鱼
2. 温鱼,沙丁鱼,淡万鱼
tamban beluru
一种海鱼
tamban betul
一种海鱼
tamban bontok
一种海鱼
tamban bujur
一种海鱼
tamban bulat
一种海鱼
tamban cencang rebung
一种海鱼
tamban jalur
一种海鱼
tamban japuh
一种海鱼
tamban jebuh
一种海鱼
tamban jepuh
一种海鱼
tamban lopek
一种海鱼
tamban nipis
一种海鱼
tamban panjang
一种海鱼
tamban setu
一种海鱼
tamban siantan
一种海鱼
tamban sisik
一种海鱼
Kata lain yang mirip dengan bahasa Cina
- "kumit" dalam bahasa Cina?
- "membungkus tulang dengan daun talas" dalam bahasa Cina?
- "成绩表" dalam bahasa Cina?
- "通称" dalam bahasa Cina?
- "驱逐舰" dalam bahasa Cina?
- "洒泪" dalam bahasa Cina?
- "失言" dalam bahasa Cina?
- "掀动" dalam bahasa Cina?
- "养鱼场" dalam bahasa Cina?
- "berulat mata melihat" dalam bahasa Cina?
- "Temiar" dalam bahasa Cina?
- "di mudik sebulakan, di hilir semuara" dalam bahasa Cina?
- "闭关" dalam bahasa Cina?
- "寝食不安" dalam bahasa Cina?
- "逆水" dalam bahasa Cina?
- "Allahumma" dalam bahasa Cina?
- "sepera" dalam bahasa Cina?
- "gauk" dalam bahasa Cina?
- "都督" dalam bahasa Cina?
- "keteping" dalam bahasa Cina?
Tentang bahasa cina
Bahasa Tionghoa (汉语/漢語, 华语/華語, atau 中文; Pinyin: Hànyǔ, Huáyǔ, atau Zhōngwén) adalah bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Meskipun kebanyakan orang Tionghoa menganggap berbagai varian bahasa Tionghoa lisan sebagai satu bahasa, variasi dalam bahasa-bahasa lisan tersebut sebanding dengan variasi-variasi yang ada dalam misalkan bahasa Roman; bahasa tertulisnya juga telah berubah bentuk seiring dengan perjalanan waktu, meski lebih lambat dibandingkan dengan bentuk lisannya, dan oleh sebab itu mampu melebihi variasi-variasi dalam bentuk lisannya.
Sekitar 1/5 penduduk dunia menggunakan salah satu bentuk bahasa Tionghoa sebagai penutur asli, maka jika dianggap satu bahasa, bahasa Tionghoa merupakan bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Bahasa Tionghoa (dituturkan dalam bentuk standarnya, Mandarin) adalah bahasa resmi Tiongkok dan Taiwan, salah satu dari empat bahasa resmi Singapura, dan salah satu dari enam bahasa resmi PBB.
Istilah dan konsep yang digunakan orang Tionghoa untuk berpikir tentang bahasa berbeda dengan yang digunakan orang-orang Barat; ini disebabkan oleh efek pemersatu aksara Tionghoa yang digunakan untuk menulis dan juga oleh perbedaan dalam perkembangan politik dan sosial Tiongkok dibandingkan dengan Eropa. Tiongkok berhasil menjaga persatuan budaya dan politik pada waktu yang bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Romawi, masa di mana Eropa terpecah menjadi negara-negara kecil yang perbedaannya ditentukan oleh bahasa.
Perbedaan utama antara konsep Tiongkok dan konsep Barat tentang bahasa ialah bahwa orang-orang Tiongkok sangat membedakan bahasa tertulis (wen) dari bahasa lisan (yu). Pembedaan ini diperluas sampai menjadi pembedaan antara kata tertulis (zi) dan kata yang diucapkan (hua). Konsep untuk bahasa baku yang berbeda dan mempersatukan bahasa lisan dengan bahasa tertulis ini dalam bahasa Tionghoa tidaklah terlalu menonjol. Ada beberapa varian bahasa Tionghoa lisan, di mana bahasa Mandarin adalah yang paling penting dan menonjol. Tetapi di sisi lain, hanya ada satu bahasa tertulis saja. (Lihat paragraf di bawah ini).
Bentuk karakter cetak kuno dari zhongwen.
Bahasa Tionghoa lisan adalah semacam bahasa intonasi yang berhubungan dengan bahasa Tibet dan bahasa Myanmar, tetapi secara genetis tidak berhubungan dengan bahasa-bahasa tetangga seperti bahasa Korea, bahasa Vietnam, bahasa Thai dan bahasa Jepang. Meskipun begitu, bahasa-bahasa tersebut mendapat pengaruh yang besar dari bahasa Tionghoa dalam proses sejarah, secara linguistik maupun ekstralinguistik. Bahasa Korea dan bahasa Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang menggunakan aksara Tionghoa, yang masing-masing dipanggil Hanja dan Kanji. Di Korea Utara, Hanja sudah tidak lagi digunakan dan Hangul ialah satu-satunya cara untuk menampilkan bahasanya sementara di Korea Selatan Hanja masih digunakan. Bahasa Vietnam juga mempunyai banyak kata-kata pinjam dari bahasa Tionghoa dan pada masa dahulu menggunakan aksara Tionghoa.
