Apa arti "setiausaha" dalam bahasa Cina?


Apa arti "setiausaha" dalam bahasa Cina? Definisi, konsep dan penggunaan kata Cina "setiausaha" dengan contoh ilustrasi.

setiausaha:

书记,秘书setiausaha sulit私人秘书setiausaha agung秘书长setiausaha akhbar新闻秘书setiausaha kawan意气相投setiausaha kehormat名誉秘书setiausaha kerajaan negeri州秘书setiausaha kerja执行秘书setiausaha organisasi组织秘书setiausaha parlimen政务次长setiausaha peribadi私人秘书setiausaha politik政治秘书setiausaha tetap常务秘书setiausaha rendah低级秘书@Ketua Setiausaha Kementerian Luar Negeri.@

Support by: TuDienSo.com
Bagikan postingan ini:

Apa arti "setiausaha" dalam bahasa Cina?


setiausaha - Arti dalam bahasa Cina.

书记,秘书

setiausaha sulit
私人秘书

setiausaha agung
秘书长

setiausaha akhbar
新闻秘书

setiausaha kawan
意气相投

setiausaha kehormat
名誉秘书

setiausaha kerajaan negeri
州秘书

setiausaha kerja
执行秘书

setiausaha organisasi
组织秘书

setiausaha parlimen
政务次长

setiausaha peribadi
私人秘书

setiausaha politik
政治秘书

setiausaha tetap
常务秘书

setiausaha rendah
低级秘书@Ketua Setiausaha Kementerian Luar Negeri.@

Tentang bahasa cina

Tentang bahasa cina

Bahasa Tionghoa (汉语/漢語, 华语/華語, atau 中文; Pinyin: Hànyǔ, Huáyǔ, atau Zhōngwén) adalah bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Meskipun kebanyakan orang Tionghoa menganggap berbagai varian bahasa Tionghoa lisan sebagai satu bahasa, variasi dalam bahasa-bahasa lisan tersebut sebanding dengan variasi-variasi yang ada dalam misalkan bahasa Roman; bahasa tertulisnya juga telah berubah bentuk seiring dengan perjalanan waktu, meski lebih lambat dibandingkan dengan bentuk lisannya, dan oleh sebab itu mampu melebihi variasi-variasi dalam bentuk lisannya.

Sekitar 1/5 penduduk dunia menggunakan salah satu bentuk bahasa Tionghoa sebagai penutur asli, maka jika dianggap satu bahasa, bahasa Tionghoa merupakan bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Bahasa Tionghoa (dituturkan dalam bentuk standarnya, Mandarin) adalah bahasa resmi Tiongkok dan Taiwan, salah satu dari empat bahasa resmi Singapura, dan salah satu dari enam bahasa resmi PBB.

Istilah dan konsep yang digunakan orang Tionghoa untuk berpikir tentang bahasa berbeda dengan yang digunakan orang-orang Barat; ini disebabkan oleh efek pemersatu aksara Tionghoa yang digunakan untuk menulis dan juga oleh perbedaan dalam perkembangan politik dan sosial Tiongkok dibandingkan dengan Eropa. Tiongkok berhasil menjaga persatuan budaya dan politik pada waktu yang bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Romawi, masa di mana Eropa terpecah menjadi negara-negara kecil yang perbedaannya ditentukan oleh bahasa.

Perbedaan utama antara konsep Tiongkok dan konsep Barat tentang bahasa ialah bahwa orang-orang Tiongkok sangat membedakan bahasa tertulis (wen) dari bahasa lisan (yu). Pembedaan ini diperluas sampai menjadi pembedaan antara kata tertulis (zi) dan kata yang diucapkan (hua). Konsep untuk bahasa baku yang berbeda dan mempersatukan bahasa lisan dengan bahasa tertulis ini dalam bahasa Tionghoa tidaklah terlalu menonjol. Ada beberapa varian bahasa Tionghoa lisan, di mana bahasa Mandarin adalah yang paling penting dan menonjol. Tetapi di sisi lain, hanya ada satu bahasa tertulis saja. (Lihat paragraf di bawah ini).

Bentuk karakter cetak kuno dari zhongwen.

Bahasa Tionghoa lisan adalah semacam bahasa intonasi yang berhubungan dengan bahasa Tibet dan bahasa Myanmar, tetapi secara genetis tidak berhubungan dengan bahasa-bahasa tetangga seperti bahasa Korea, bahasa Vietnam, bahasa Thai dan bahasa Jepang. Meskipun begitu, bahasa-bahasa tersebut mendapat pengaruh yang besar dari bahasa Tionghoa dalam proses sejarah, secara linguistik maupun ekstralinguistik. Bahasa Korea dan bahasa Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang menggunakan aksara Tionghoa, yang masing-masing dipanggil Hanja dan Kanji. Di Korea Utara, Hanja sudah tidak lagi digunakan dan Hangul ialah satu-satunya cara untuk menampilkan bahasanya sementara di Korea Selatan Hanja masih digunakan. Bahasa Vietnam juga mempunyai banyak kata-kata pinjam dari bahasa Tionghoa dan pada masa dahulu menggunakan aksara Tionghoa.