Apa arti "pagar" dalam bahasa Cina?
Apa arti "pagar" dalam bahasa Cina? Definisi, konsep dan penggunaan kata Cina "pagar" dengan contoh ilustrasi.
pagar:1. 篱笆﹐围篱2. 篱笆状物3. 一种小树名pagar anak merah一种小树名pagar anak hitam一种小树名pagar anak betina一种小树名pagar bulan月晕pagar besi铁篱笆pagar buluh竹篱笆pagar dawai铁丝网篱笆pagar kawat1. 铁丝网篱笆2. 灌木围篱pagar desa乡村护卫者﹐保安员﹐乡村警卫员pagar jaro竹篱pagar kampung乡村护卫者﹐保安员﹐乡村警卫员pagar duri灌木围篱pagar hidup灌木围篱pagar sasak竹篱berpagar围有篱笆的berpagarkan以...为篱笆memagar装篱笆memagar diri自我管制memagari1. 在...装篱笆(围以篱笆,编上篱笆)2. 防护,防备3. 防卫﹐避免pagaran1. 篱笆﹐围篱2. 篱笆状物memagarkan当作篱笆用﹐筑以篱笆,安上篱笆
Support by: TuDienSo.comApa arti "pagar" dalam bahasa Cina?
pagar - Arti dalam bahasa Cina.
1. 篱笆﹐围篱
2. 篱笆状物
3. 一种小树名
pagar anak merah
一种小树名
pagar anak hitam
一种小树名
pagar anak betina
一种小树名
pagar bulan
月晕
pagar besi
铁篱笆
pagar buluh
竹篱笆
pagar dawai
铁丝网篱笆
pagar kawat
1. 铁丝网篱笆
2. 灌木围篱
pagar desa
乡村护卫者﹐保安员﹐乡村警卫员
pagar jaro
竹篱
pagar kampung
乡村护卫者﹐保安员﹐乡村警卫员
pagar duri
灌木围篱
pagar hidup
灌木围篱
pagar sasak
竹篱
berpagar
围有篱笆的
berpagarkan
以...为篱笆
memagar
装篱笆
memagar diri
自我管制
memagari
1. 在...装篱笆(围以篱笆,编上篱笆)
2. 防护,防备
3. 防卫﹐避免
pagaran
1. 篱笆﹐围篱
2. 篱笆状物
memagarkan
当作篱笆用﹐筑以篱笆,安上篱笆
Kata lain yang mirip dengan bahasa Cina
- "自高自大" dalam bahasa Cina?
- "自来水笔" dalam bahasa Cina?
- "石斑鱼" dalam bahasa Cina?
- "铜匠" dalam bahasa Cina?
- "romusya" dalam bahasa Cina?
- "besen" dalam bahasa Cina?
- "segari" dalam bahasa Cina?
- "ceweh" dalam bahasa Cina?
- "kena sembur" dalam bahasa Cina?
- "测验" dalam bahasa Cina?
- "派兵" dalam bahasa Cina?
- "bergalah ke hilir tertawa buaya, bersuluh di bulan terang tertawa harimau" dalam bahasa Cina?
- "假公济私" dalam bahasa Cina?
- "kedekak" dalam bahasa Cina?
- "职业病" dalam bahasa Cina?
- "merdu" dalam bahasa Cina?
- "buruk laku" dalam bahasa Cina?
- "alamiah" dalam bahasa Cina?
- "虫害" dalam bahasa Cina?
- "白烟" dalam bahasa Cina?
Tentang bahasa cina
Bahasa Tionghoa (汉语/漢語, 华语/華語, atau 中文; Pinyin: Hànyǔ, Huáyǔ, atau Zhōngwén) adalah bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Meskipun kebanyakan orang Tionghoa menganggap berbagai varian bahasa Tionghoa lisan sebagai satu bahasa, variasi dalam bahasa-bahasa lisan tersebut sebanding dengan variasi-variasi yang ada dalam misalkan bahasa Roman; bahasa tertulisnya juga telah berubah bentuk seiring dengan perjalanan waktu, meski lebih lambat dibandingkan dengan bentuk lisannya, dan oleh sebab itu mampu melebihi variasi-variasi dalam bentuk lisannya.
Sekitar 1/5 penduduk dunia menggunakan salah satu bentuk bahasa Tionghoa sebagai penutur asli, maka jika dianggap satu bahasa, bahasa Tionghoa merupakan bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Bahasa Tionghoa (dituturkan dalam bentuk standarnya, Mandarin) adalah bahasa resmi Tiongkok dan Taiwan, salah satu dari empat bahasa resmi Singapura, dan salah satu dari enam bahasa resmi PBB.
Istilah dan konsep yang digunakan orang Tionghoa untuk berpikir tentang bahasa berbeda dengan yang digunakan orang-orang Barat; ini disebabkan oleh efek pemersatu aksara Tionghoa yang digunakan untuk menulis dan juga oleh perbedaan dalam perkembangan politik dan sosial Tiongkok dibandingkan dengan Eropa. Tiongkok berhasil menjaga persatuan budaya dan politik pada waktu yang bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Romawi, masa di mana Eropa terpecah menjadi negara-negara kecil yang perbedaannya ditentukan oleh bahasa.
Perbedaan utama antara konsep Tiongkok dan konsep Barat tentang bahasa ialah bahwa orang-orang Tiongkok sangat membedakan bahasa tertulis (wen) dari bahasa lisan (yu). Pembedaan ini diperluas sampai menjadi pembedaan antara kata tertulis (zi) dan kata yang diucapkan (hua). Konsep untuk bahasa baku yang berbeda dan mempersatukan bahasa lisan dengan bahasa tertulis ini dalam bahasa Tionghoa tidaklah terlalu menonjol. Ada beberapa varian bahasa Tionghoa lisan, di mana bahasa Mandarin adalah yang paling penting dan menonjol. Tetapi di sisi lain, hanya ada satu bahasa tertulis saja. (Lihat paragraf di bawah ini).
Bentuk karakter cetak kuno dari zhongwen.
Bahasa Tionghoa lisan adalah semacam bahasa intonasi yang berhubungan dengan bahasa Tibet dan bahasa Myanmar, tetapi secara genetis tidak berhubungan dengan bahasa-bahasa tetangga seperti bahasa Korea, bahasa Vietnam, bahasa Thai dan bahasa Jepang. Meskipun begitu, bahasa-bahasa tersebut mendapat pengaruh yang besar dari bahasa Tionghoa dalam proses sejarah, secara linguistik maupun ekstralinguistik. Bahasa Korea dan bahasa Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang menggunakan aksara Tionghoa, yang masing-masing dipanggil Hanja dan Kanji. Di Korea Utara, Hanja sudah tidak lagi digunakan dan Hangul ialah satu-satunya cara untuk menampilkan bahasanya sementara di Korea Selatan Hanja masih digunakan. Bahasa Vietnam juga mempunyai banyak kata-kata pinjam dari bahasa Tionghoa dan pada masa dahulu menggunakan aksara Tionghoa.
