Apa arti "mulut" dalam bahasa Cina?


Apa arti "mulut" dalam bahasa Cina? Definisi, konsep dan penggunaan kata Cina "mulut" dengan contoh ilustrasi.

mulut:

1. 口﹐嘴2. 口状物3. 话﹐言语mulut berkecubung1. 喇叭状的嘴2. 说甜言蜜语的嘴mulut bocor饶舌mulut carut口出恶言mulut gapil啰嗦,多言多语mulut gatal饶舌的mulut jelabas嘴没遮拦的﹐多嘴的﹐唠叨的﹐好说是非(闲话)的mulut kotor口出恶言mulut kobar多管闲事的人,专事诽谤的人,专门讲别人坏话的人mulut kobar-kabir多管闲事的人,专事诽谤的人,专门讲别人坏话的人mulut murai多嘴mulut manis话说得很动听mulut rambang饶舌的mulut rampus喜欢口出污言的人﹐口不择言的人mulut riuh多嘴mulut tempayan不能守密的mulut terkereseng咧嘴的﹐露齿而笑的﹐唇裂的bermulut1. 有嘴的,有孔穴的2. 说﹐讲bermulut besar骄傲bermulut-mulut说话﹐闲谈@Kuman itu masuk ke dalam tubuh melalui mulut bersama-sama makanan dan air yang diminum.@

Support by: TuDienSo.com
Bagikan postingan ini:

Apa arti "mulut" dalam bahasa Cina?


mulut - Arti dalam bahasa Cina.

1. 口﹐嘴
2. 口状物
3. 话﹐言语

mulut berkecubung
1. 喇叭状的嘴
2. 说甜言蜜语的嘴

mulut bocor
饶舌

mulut carut
口出恶言

mulut gapil
啰嗦,多言多语

mulut gatal
饶舌的

mulut jelabas
嘴没遮拦的﹐多嘴的﹐唠叨的﹐好说是非(闲话)的

mulut kotor
口出恶言

mulut kobar
多管闲事的人,专事诽谤的人,专门讲别人坏话的人

mulut kobar-kabir
多管闲事的人,专事诽谤的人,专门讲别人坏话的人

mulut murai
多嘴

mulut manis
话说得很动听

mulut rambang
饶舌的

mulut rampus
喜欢口出污言的人﹐口不择言的人

mulut riuh
多嘴

mulut tempayan
不能守密的

mulut terkereseng
咧嘴的﹐露齿而笑的﹐唇裂的

bermulut
1. 有嘴的,有孔穴的
2. 说﹐讲

bermulut besar
骄傲

bermulut-mulut
说话﹐闲谈@Kuman itu masuk ke dalam tubuh melalui mulut bersama-sama makanan dan air yang diminum.@

Tentang bahasa cina

Tentang bahasa cina

Bahasa Tionghoa (汉语/漢語, 华语/華語, atau 中文; Pinyin: Hànyǔ, Huáyǔ, atau Zhōngwén) adalah bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Meskipun kebanyakan orang Tionghoa menganggap berbagai varian bahasa Tionghoa lisan sebagai satu bahasa, variasi dalam bahasa-bahasa lisan tersebut sebanding dengan variasi-variasi yang ada dalam misalkan bahasa Roman; bahasa tertulisnya juga telah berubah bentuk seiring dengan perjalanan waktu, meski lebih lambat dibandingkan dengan bentuk lisannya, dan oleh sebab itu mampu melebihi variasi-variasi dalam bentuk lisannya.

Sekitar 1/5 penduduk dunia menggunakan salah satu bentuk bahasa Tionghoa sebagai penutur asli, maka jika dianggap satu bahasa, bahasa Tionghoa merupakan bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Bahasa Tionghoa (dituturkan dalam bentuk standarnya, Mandarin) adalah bahasa resmi Tiongkok dan Taiwan, salah satu dari empat bahasa resmi Singapura, dan salah satu dari enam bahasa resmi PBB.

Istilah dan konsep yang digunakan orang Tionghoa untuk berpikir tentang bahasa berbeda dengan yang digunakan orang-orang Barat; ini disebabkan oleh efek pemersatu aksara Tionghoa yang digunakan untuk menulis dan juga oleh perbedaan dalam perkembangan politik dan sosial Tiongkok dibandingkan dengan Eropa. Tiongkok berhasil menjaga persatuan budaya dan politik pada waktu yang bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Romawi, masa di mana Eropa terpecah menjadi negara-negara kecil yang perbedaannya ditentukan oleh bahasa.

Perbedaan utama antara konsep Tiongkok dan konsep Barat tentang bahasa ialah bahwa orang-orang Tiongkok sangat membedakan bahasa tertulis (wen) dari bahasa lisan (yu). Pembedaan ini diperluas sampai menjadi pembedaan antara kata tertulis (zi) dan kata yang diucapkan (hua). Konsep untuk bahasa baku yang berbeda dan mempersatukan bahasa lisan dengan bahasa tertulis ini dalam bahasa Tionghoa tidaklah terlalu menonjol. Ada beberapa varian bahasa Tionghoa lisan, di mana bahasa Mandarin adalah yang paling penting dan menonjol. Tetapi di sisi lain, hanya ada satu bahasa tertulis saja. (Lihat paragraf di bawah ini).

Bentuk karakter cetak kuno dari zhongwen.

Bahasa Tionghoa lisan adalah semacam bahasa intonasi yang berhubungan dengan bahasa Tibet dan bahasa Myanmar, tetapi secara genetis tidak berhubungan dengan bahasa-bahasa tetangga seperti bahasa Korea, bahasa Vietnam, bahasa Thai dan bahasa Jepang. Meskipun begitu, bahasa-bahasa tersebut mendapat pengaruh yang besar dari bahasa Tionghoa dalam proses sejarah, secara linguistik maupun ekstralinguistik. Bahasa Korea dan bahasa Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang menggunakan aksara Tionghoa, yang masing-masing dipanggil Hanja dan Kanji. Di Korea Utara, Hanja sudah tidak lagi digunakan dan Hangul ialah satu-satunya cara untuk menampilkan bahasanya sementara di Korea Selatan Hanja masih digunakan. Bahasa Vietnam juga mempunyai banyak kata-kata pinjam dari bahasa Tionghoa dan pada masa dahulu menggunakan aksara Tionghoa.