Apa arti "kebun" dalam bahasa Cina?
Apa arti "kebun" dalam bahasa Cina? Definisi, konsep dan penggunaan kata Cina "kebun" dengan contoh ilustrasi.
kebun:园丘kebun buah-buahan果园kebun bunga花圃﹐花园kebun getah树胶园kebun sayur菜园berkebun在园地里工作memperkebuni开发园地pekebun园主,园丁pekebun kecil小园主pengebun园艺工人﹐园艺主持人perkebunan1. 园艺2. 园艺事业3. 园地4. 大园丘同义词/Sinonim:dusun, estet, ladang
Support by: TuDienSo.comApa arti "kebun" dalam bahasa Cina?
kebun - Arti dalam bahasa Cina.
园丘
kebun buah-buahan
果园
kebun bunga
花圃﹐花园
kebun getah
树胶园
kebun sayur
菜园
berkebun
在园地里工作
memperkebuni
开发园地
pekebun
园主,园丁
pekebun kecil
小园主
pengebun
园艺工人﹐园艺主持人
perkebunan
1. 园艺
2. 园艺事业
3. 园地
4. 大园丘同义词/Sinonim:
dusun, estet, ladang
Kata lain yang mirip dengan bahasa Cina
- "meremajakan tenaga" dalam bahasa Cina?
- "cecungkuk" dalam bahasa Cina?
- "常见" dalam bahasa Cina?
- "soneta" dalam bahasa Cina?
- "kaman" dalam bahasa Cina?
- "voile" dalam bahasa Cina?
- "besar hati" dalam bahasa Cina?
- "手电筒" dalam bahasa Cina?
- "hempedal" dalam bahasa Cina?
- "显现" dalam bahasa Cina?
- "植物" dalam bahasa Cina?
- "legit" dalam bahasa Cina?
- "无上光荣" dalam bahasa Cina?
- "ibarat dawat dengan kertas: bila boleh renggang terlepas" dalam bahasa Cina?
- "palu" dalam bahasa Cina?
- "糕饼店" dalam bahasa Cina?
- "galvani" dalam bahasa Cina?
- "kafarah" dalam bahasa Cina?
- "sanya" dalam bahasa Cina?
- "瘊" dalam bahasa Cina?
Tentang bahasa cina
Bahasa Tionghoa (汉语/漢語, 华语/華語, atau 中文; Pinyin: Hànyǔ, Huáyǔ, atau Zhōngwén) adalah bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Meskipun kebanyakan orang Tionghoa menganggap berbagai varian bahasa Tionghoa lisan sebagai satu bahasa, variasi dalam bahasa-bahasa lisan tersebut sebanding dengan variasi-variasi yang ada dalam misalkan bahasa Roman; bahasa tertulisnya juga telah berubah bentuk seiring dengan perjalanan waktu, meski lebih lambat dibandingkan dengan bentuk lisannya, dan oleh sebab itu mampu melebihi variasi-variasi dalam bentuk lisannya.
Sekitar 1/5 penduduk dunia menggunakan salah satu bentuk bahasa Tionghoa sebagai penutur asli, maka jika dianggap satu bahasa, bahasa Tionghoa merupakan bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Bahasa Tionghoa (dituturkan dalam bentuk standarnya, Mandarin) adalah bahasa resmi Tiongkok dan Taiwan, salah satu dari empat bahasa resmi Singapura, dan salah satu dari enam bahasa resmi PBB.
Istilah dan konsep yang digunakan orang Tionghoa untuk berpikir tentang bahasa berbeda dengan yang digunakan orang-orang Barat; ini disebabkan oleh efek pemersatu aksara Tionghoa yang digunakan untuk menulis dan juga oleh perbedaan dalam perkembangan politik dan sosial Tiongkok dibandingkan dengan Eropa. Tiongkok berhasil menjaga persatuan budaya dan politik pada waktu yang bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Romawi, masa di mana Eropa terpecah menjadi negara-negara kecil yang perbedaannya ditentukan oleh bahasa.
Perbedaan utama antara konsep Tiongkok dan konsep Barat tentang bahasa ialah bahwa orang-orang Tiongkok sangat membedakan bahasa tertulis (wen) dari bahasa lisan (yu). Pembedaan ini diperluas sampai menjadi pembedaan antara kata tertulis (zi) dan kata yang diucapkan (hua). Konsep untuk bahasa baku yang berbeda dan mempersatukan bahasa lisan dengan bahasa tertulis ini dalam bahasa Tionghoa tidaklah terlalu menonjol. Ada beberapa varian bahasa Tionghoa lisan, di mana bahasa Mandarin adalah yang paling penting dan menonjol. Tetapi di sisi lain, hanya ada satu bahasa tertulis saja. (Lihat paragraf di bawah ini).
Bentuk karakter cetak kuno dari zhongwen.
Bahasa Tionghoa lisan adalah semacam bahasa intonasi yang berhubungan dengan bahasa Tibet dan bahasa Myanmar, tetapi secara genetis tidak berhubungan dengan bahasa-bahasa tetangga seperti bahasa Korea, bahasa Vietnam, bahasa Thai dan bahasa Jepang. Meskipun begitu, bahasa-bahasa tersebut mendapat pengaruh yang besar dari bahasa Tionghoa dalam proses sejarah, secara linguistik maupun ekstralinguistik. Bahasa Korea dan bahasa Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang menggunakan aksara Tionghoa, yang masing-masing dipanggil Hanja dan Kanji. Di Korea Utara, Hanja sudah tidak lagi digunakan dan Hangul ialah satu-satunya cara untuk menampilkan bahasanya sementara di Korea Selatan Hanja masih digunakan. Bahasa Vietnam juga mempunyai banyak kata-kata pinjam dari bahasa Tionghoa dan pada masa dahulu menggunakan aksara Tionghoa.
