Apa arti "jawatankuasa" dalam bahasa Cina?
Apa arti "jawatankuasa" dalam bahasa Cina? Definisi, konsep dan penggunaan kata Cina "jawatankuasa" dengan contoh ilustrasi.
jawatankuasa:委员会,工委会jawatankuasa disiplin纪律委员会jawatankuasa editorial编辑委员会jawatankuasa harga价格委员会jawatankuasa interim临时委员会jawatankuasa kecil小组委员会jawatankuasa kerja工作委员会jawatankuasa ketertiban纪律委员会jawatankuasa khas特别委员会Jawatankuasa kabinet内阁委员会jawatankuasa muhibah亲善委员会jawatankuasa penasihat咨询委员会Jawatankuasa Peringkat Menteri部长级委员会jawatankuasa perunding咨询委员会jawatankuasa protem筹备委员会jawatankuasa sementara临时委员会jawatankuasa tetap纪律委员会
Support by: TuDienSo.comApa arti "jawatankuasa" dalam bahasa Cina?
jawatankuasa - Arti dalam bahasa Cina.
委员会,工委会
jawatankuasa disiplin
纪律委员会
jawatankuasa editorial
编辑委员会
jawatankuasa harga
价格委员会
jawatankuasa interim
临时委员会
jawatankuasa kecil
小组委员会
jawatankuasa kerja
工作委员会
jawatankuasa ketertiban
纪律委员会
jawatankuasa khas
特别委员会
Jawatankuasa kabinet
内阁委员会
jawatankuasa muhibah
亲善委员会
jawatankuasa penasihat
咨询委员会
Jawatankuasa Peringkat Menteri
部长级委员会
jawatankuasa perunding
咨询委员会
jawatankuasa protem
筹备委员会
jawatankuasa sementara
临时委员会
jawatankuasa tetap
纪律委员会
Kata lain yang mirip dengan bahasa Cina
- "memasukkan jarum halusnya" dalam bahasa Cina?
- "杳然" dalam bahasa Cina?
- "问好" dalam bahasa Cina?
- "控诉" dalam bahasa Cina?
- "tongkat" dalam bahasa Cina?
- "会餐" dalam bahasa Cina?
- "攻打" dalam bahasa Cina?
- "习焉不察" dalam bahasa Cina?
- "联赛" dalam bahasa Cina?
- "napkin" dalam bahasa Cina?
- "社论" dalam bahasa Cina?
- "柚" dalam bahasa Cina?
- "船厂" dalam bahasa Cina?
- "buat" dalam bahasa Cina?
- "siasat" dalam bahasa Cina?
- "洪灾" dalam bahasa Cina?
- "mujang" dalam bahasa Cina?
- "旁听席" dalam bahasa Cina?
- "枯死" dalam bahasa Cina?
- "自主" dalam bahasa Cina?
Tentang bahasa cina
Bahasa Tionghoa (汉语/漢語, 华语/華語, atau 中文; Pinyin: Hànyǔ, Huáyǔ, atau Zhōngwén) adalah bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Meskipun kebanyakan orang Tionghoa menganggap berbagai varian bahasa Tionghoa lisan sebagai satu bahasa, variasi dalam bahasa-bahasa lisan tersebut sebanding dengan variasi-variasi yang ada dalam misalkan bahasa Roman; bahasa tertulisnya juga telah berubah bentuk seiring dengan perjalanan waktu, meski lebih lambat dibandingkan dengan bentuk lisannya, dan oleh sebab itu mampu melebihi variasi-variasi dalam bentuk lisannya.
Sekitar 1/5 penduduk dunia menggunakan salah satu bentuk bahasa Tionghoa sebagai penutur asli, maka jika dianggap satu bahasa, bahasa Tionghoa merupakan bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Bahasa Tionghoa (dituturkan dalam bentuk standarnya, Mandarin) adalah bahasa resmi Tiongkok dan Taiwan, salah satu dari empat bahasa resmi Singapura, dan salah satu dari enam bahasa resmi PBB.
Istilah dan konsep yang digunakan orang Tionghoa untuk berpikir tentang bahasa berbeda dengan yang digunakan orang-orang Barat; ini disebabkan oleh efek pemersatu aksara Tionghoa yang digunakan untuk menulis dan juga oleh perbedaan dalam perkembangan politik dan sosial Tiongkok dibandingkan dengan Eropa. Tiongkok berhasil menjaga persatuan budaya dan politik pada waktu yang bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Romawi, masa di mana Eropa terpecah menjadi negara-negara kecil yang perbedaannya ditentukan oleh bahasa.
Perbedaan utama antara konsep Tiongkok dan konsep Barat tentang bahasa ialah bahwa orang-orang Tiongkok sangat membedakan bahasa tertulis (wen) dari bahasa lisan (yu). Pembedaan ini diperluas sampai menjadi pembedaan antara kata tertulis (zi) dan kata yang diucapkan (hua). Konsep untuk bahasa baku yang berbeda dan mempersatukan bahasa lisan dengan bahasa tertulis ini dalam bahasa Tionghoa tidaklah terlalu menonjol. Ada beberapa varian bahasa Tionghoa lisan, di mana bahasa Mandarin adalah yang paling penting dan menonjol. Tetapi di sisi lain, hanya ada satu bahasa tertulis saja. (Lihat paragraf di bawah ini).
Bentuk karakter cetak kuno dari zhongwen.
Bahasa Tionghoa lisan adalah semacam bahasa intonasi yang berhubungan dengan bahasa Tibet dan bahasa Myanmar, tetapi secara genetis tidak berhubungan dengan bahasa-bahasa tetangga seperti bahasa Korea, bahasa Vietnam, bahasa Thai dan bahasa Jepang. Meskipun begitu, bahasa-bahasa tersebut mendapat pengaruh yang besar dari bahasa Tionghoa dalam proses sejarah, secara linguistik maupun ekstralinguistik. Bahasa Korea dan bahasa Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang menggunakan aksara Tionghoa, yang masing-masing dipanggil Hanja dan Kanji. Di Korea Utara, Hanja sudah tidak lagi digunakan dan Hangul ialah satu-satunya cara untuk menampilkan bahasanya sementara di Korea Selatan Hanja masih digunakan. Bahasa Vietnam juga mempunyai banyak kata-kata pinjam dari bahasa Tionghoa dan pada masa dahulu menggunakan aksara Tionghoa.
