Apa arti "had" dalam bahasa Cina?
Apa arti "had" dalam bahasa Cina? Definisi, konsep dan penggunaan kata Cina "had" dengan contoh ilustrasi.
had:界限,限度,到,直到 had ini到此为止had laju速度限制had nyawa死期had toleransi容忍限度berhad有限,有限的keterhadan限制﹐局限mengehadkan限制pengehadan限制﹐限度terhad限于@Kesabaran manusia ada hadnya.@
Support by: TuDienSo.comApa arti "had" dalam bahasa Cina?
had - Arti dalam bahasa Cina.
界限,限度,到,直到
had ini
到此为止
had laju
速度限制
had nyawa
死期
had toleransi
容忍限度
berhad
有限,有限的
keterhadan
限制﹐局限
mengehadkan
限制
pengehadan
限制﹐限度
terhad
限于@Kesabaran manusia ada hadnya.@
Kata lain yang mirip dengan bahasa Cina
- "kat" dalam bahasa Cina?
- "bunga tali" dalam bahasa Cina?
- "出卖" dalam bahasa Cina?
- "wajah" dalam bahasa Cina?
- "kesat daun pimping, kalau kesat daun labu boleh dicelur" dalam bahasa Cina?
- "摈斥" dalam bahasa Cina?
- "审讯" dalam bahasa Cina?
- "gimik" dalam bahasa Cina?
- "berhakim kepada beruk" dalam bahasa Cina?
- "荟" dalam bahasa Cina?
- "报关" dalam bahasa Cina?
- "gamet" dalam bahasa Cina?
- "硅谷" dalam bahasa Cina?
- "reostat" dalam bahasa Cina?
- "uris" dalam bahasa Cina?
- "air tenang jangan disangka tiada buaya" dalam bahasa Cina?
- "pejam" dalam bahasa Cina?
- "tayum" dalam bahasa Cina?
- "skon" dalam bahasa Cina?
- "雪人" dalam bahasa Cina?
Tentang bahasa cina
Bahasa Tionghoa (汉语/漢語, 华语/華語, atau 中文; Pinyin: Hànyǔ, Huáyǔ, atau Zhōngwén) adalah bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Meskipun kebanyakan orang Tionghoa menganggap berbagai varian bahasa Tionghoa lisan sebagai satu bahasa, variasi dalam bahasa-bahasa lisan tersebut sebanding dengan variasi-variasi yang ada dalam misalkan bahasa Roman; bahasa tertulisnya juga telah berubah bentuk seiring dengan perjalanan waktu, meski lebih lambat dibandingkan dengan bentuk lisannya, dan oleh sebab itu mampu melebihi variasi-variasi dalam bentuk lisannya.
Sekitar 1/5 penduduk dunia menggunakan salah satu bentuk bahasa Tionghoa sebagai penutur asli, maka jika dianggap satu bahasa, bahasa Tionghoa merupakan bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Bahasa Tionghoa (dituturkan dalam bentuk standarnya, Mandarin) adalah bahasa resmi Tiongkok dan Taiwan, salah satu dari empat bahasa resmi Singapura, dan salah satu dari enam bahasa resmi PBB.
Istilah dan konsep yang digunakan orang Tionghoa untuk berpikir tentang bahasa berbeda dengan yang digunakan orang-orang Barat; ini disebabkan oleh efek pemersatu aksara Tionghoa yang digunakan untuk menulis dan juga oleh perbedaan dalam perkembangan politik dan sosial Tiongkok dibandingkan dengan Eropa. Tiongkok berhasil menjaga persatuan budaya dan politik pada waktu yang bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Romawi, masa di mana Eropa terpecah menjadi negara-negara kecil yang perbedaannya ditentukan oleh bahasa.
Perbedaan utama antara konsep Tiongkok dan konsep Barat tentang bahasa ialah bahwa orang-orang Tiongkok sangat membedakan bahasa tertulis (wen) dari bahasa lisan (yu). Pembedaan ini diperluas sampai menjadi pembedaan antara kata tertulis (zi) dan kata yang diucapkan (hua). Konsep untuk bahasa baku yang berbeda dan mempersatukan bahasa lisan dengan bahasa tertulis ini dalam bahasa Tionghoa tidaklah terlalu menonjol. Ada beberapa varian bahasa Tionghoa lisan, di mana bahasa Mandarin adalah yang paling penting dan menonjol. Tetapi di sisi lain, hanya ada satu bahasa tertulis saja. (Lihat paragraf di bawah ini).
Bentuk karakter cetak kuno dari zhongwen.
Bahasa Tionghoa lisan adalah semacam bahasa intonasi yang berhubungan dengan bahasa Tibet dan bahasa Myanmar, tetapi secara genetis tidak berhubungan dengan bahasa-bahasa tetangga seperti bahasa Korea, bahasa Vietnam, bahasa Thai dan bahasa Jepang. Meskipun begitu, bahasa-bahasa tersebut mendapat pengaruh yang besar dari bahasa Tionghoa dalam proses sejarah, secara linguistik maupun ekstralinguistik. Bahasa Korea dan bahasa Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang menggunakan aksara Tionghoa, yang masing-masing dipanggil Hanja dan Kanji. Di Korea Utara, Hanja sudah tidak lagi digunakan dan Hangul ialah satu-satunya cara untuk menampilkan bahasanya sementara di Korea Selatan Hanja masih digunakan. Bahasa Vietnam juga mempunyai banyak kata-kata pinjam dari bahasa Tionghoa dan pada masa dahulu menggunakan aksara Tionghoa.
