Apa arti "duduk" dalam bahasa Cina?


Apa arti "duduk" dalam bahasa Cina? Definisi, konsep dan penggunaan kata Cina "duduk" dengan contoh ilustrasi.

duduk:

坐,住,居住duduk-duduk休息,闲坐duduk bersila盘膝而坐duduk bersimpuh跪坐duduk kekah张开双腿坐着duduk mengokol屈身而坐duduk selepoh蹲坐berdudukan坐着﹐坐着的kedudukan位置,地点kedudukan ekonomi经济的形势,经济地位berkedudukan位于,处于sekedudukan同阶级bersekedudukan同居mengeduduki居住在,住在...﹐在...定居menduduki占领mendudukkan1. 使坐下﹐放置﹐安置2. 邀请...就座﹐叫...坐下3. 解决﹐处理(事件)4. 为...完婚,嫁或娶某人 penduduk居民pendudukan占领 terduduk跌坐下来@Saya terpaksa duduk di atas pokok itu sahaja.@同义词/Sinonim:tinggal反义词/Antonim:bangkit, bangun, berdiri

Support by: TuDienSo.com
Bagikan postingan ini:

Apa arti "duduk" dalam bahasa Cina?


duduk - Arti dalam bahasa Cina.

坐,住,居住

duduk-duduk
休息,闲坐

duduk bersila
盘膝而坐

duduk bersimpuh
跪坐

duduk kekah
张开双腿坐着

duduk mengokol
屈身而坐

duduk selepoh
蹲坐

berdudukan
坐着﹐坐着的

kedudukan
位置,地点

kedudukan ekonomi
经济的形势,经济地位

berkedudukan
位于,处于

sekedudukan
同阶级

bersekedudukan
同居

mengeduduki
居住在,住在...﹐在...定居

menduduki
占领

mendudukkan
1. 使坐下﹐放置﹐安置
2. 邀请...就座﹐叫...坐下
3. 解决﹐处理(事件)
4. 为...完婚,嫁或娶某人

penduduk
居民

pendudukan
占领

terduduk
跌坐下来@Saya terpaksa duduk di atas pokok itu sahaja.@同义词/Sinonim:
tinggal

反义词/Antonim:
bangkit, bangun, berdiri

Tentang bahasa cina

Tentang bahasa cina

Bahasa Tionghoa (汉语/漢語, 华语/華語, atau 中文; Pinyin: Hànyǔ, Huáyǔ, atau Zhōngwén) adalah bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Meskipun kebanyakan orang Tionghoa menganggap berbagai varian bahasa Tionghoa lisan sebagai satu bahasa, variasi dalam bahasa-bahasa lisan tersebut sebanding dengan variasi-variasi yang ada dalam misalkan bahasa Roman; bahasa tertulisnya juga telah berubah bentuk seiring dengan perjalanan waktu, meski lebih lambat dibandingkan dengan bentuk lisannya, dan oleh sebab itu mampu melebihi variasi-variasi dalam bentuk lisannya.

Sekitar 1/5 penduduk dunia menggunakan salah satu bentuk bahasa Tionghoa sebagai penutur asli, maka jika dianggap satu bahasa, bahasa Tionghoa merupakan bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Bahasa Tionghoa (dituturkan dalam bentuk standarnya, Mandarin) adalah bahasa resmi Tiongkok dan Taiwan, salah satu dari empat bahasa resmi Singapura, dan salah satu dari enam bahasa resmi PBB.

Istilah dan konsep yang digunakan orang Tionghoa untuk berpikir tentang bahasa berbeda dengan yang digunakan orang-orang Barat; ini disebabkan oleh efek pemersatu aksara Tionghoa yang digunakan untuk menulis dan juga oleh perbedaan dalam perkembangan politik dan sosial Tiongkok dibandingkan dengan Eropa. Tiongkok berhasil menjaga persatuan budaya dan politik pada waktu yang bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Romawi, masa di mana Eropa terpecah menjadi negara-negara kecil yang perbedaannya ditentukan oleh bahasa.

Perbedaan utama antara konsep Tiongkok dan konsep Barat tentang bahasa ialah bahwa orang-orang Tiongkok sangat membedakan bahasa tertulis (wen) dari bahasa lisan (yu). Pembedaan ini diperluas sampai menjadi pembedaan antara kata tertulis (zi) dan kata yang diucapkan (hua). Konsep untuk bahasa baku yang berbeda dan mempersatukan bahasa lisan dengan bahasa tertulis ini dalam bahasa Tionghoa tidaklah terlalu menonjol. Ada beberapa varian bahasa Tionghoa lisan, di mana bahasa Mandarin adalah yang paling penting dan menonjol. Tetapi di sisi lain, hanya ada satu bahasa tertulis saja. (Lihat paragraf di bawah ini).

Bentuk karakter cetak kuno dari zhongwen.

Bahasa Tionghoa lisan adalah semacam bahasa intonasi yang berhubungan dengan bahasa Tibet dan bahasa Myanmar, tetapi secara genetis tidak berhubungan dengan bahasa-bahasa tetangga seperti bahasa Korea, bahasa Vietnam, bahasa Thai dan bahasa Jepang. Meskipun begitu, bahasa-bahasa tersebut mendapat pengaruh yang besar dari bahasa Tionghoa dalam proses sejarah, secara linguistik maupun ekstralinguistik. Bahasa Korea dan bahasa Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang menggunakan aksara Tionghoa, yang masing-masing dipanggil Hanja dan Kanji. Di Korea Utara, Hanja sudah tidak lagi digunakan dan Hangul ialah satu-satunya cara untuk menampilkan bahasanya sementara di Korea Selatan Hanja masih digunakan. Bahasa Vietnam juga mempunyai banyak kata-kata pinjam dari bahasa Tionghoa dan pada masa dahulu menggunakan aksara Tionghoa.