Apa arti "bunting" dalam bahasa Cina?
Apa arti "bunting" dalam bahasa Cina? Definisi, konsep dan penggunaan kata Cina "bunting" dengan contoh ilustrasi.
bunting:1. 怀孕(通常用在动物身上)﹐怀胎﹐有孕2. 丰满的,膨胀的(具有成果)bunting bantang大腹便便,临盆月bunting besar即将产子的月份,临盆月bunting harimau怀孕时容易发怒bunting jolong第一次怀孕,头一胎bunting kecil初期怀孕bunting kerbau怀孕已九个月bunting padi指女人美丽的小腿bunting pelamin结婚后第一个月便怀孕bunting sarat足月(怀孕)buntingan胎儿membunting膨胀﹐壮大,变成(看起来)怀孕membuntingi使受孕﹐使怀孕﹐使受胎membuntingkan正在怀孕﹐正身怀六甲pembuntingan怀孕﹐怀胎,怀孕的过程@Kambing itu sudah bunting.@
Support by: TuDienSo.comApa arti "bunting" dalam bahasa Cina?
bunting - Arti dalam bahasa Cina.
1. 怀孕(通常用在动物身上)﹐怀胎﹐有孕
2. 丰满的,膨胀的(具有成果)
bunting bantang
大腹便便,临盆月
bunting besar
即将产子的月份,临盆月
bunting harimau
怀孕时容易发怒
bunting jolong
第一次怀孕,头一胎
bunting kecil
初期怀孕
bunting kerbau
怀孕已九个月
bunting padi
指女人美丽的小腿
bunting pelamin
结婚后第一个月便怀孕
bunting sarat
足月(怀孕)
buntingan
胎儿
membunting
膨胀﹐壮大,变成(看起来)怀孕
membuntingi
使受孕﹐使怀孕﹐使受胎
membuntingkan
正在怀孕﹐正身怀六甲
pembuntingan
怀孕﹐怀胎,怀孕的过程@Kambing itu sudah bunting.@
Kata lain yang mirip dengan bahasa Cina
- "欢送" dalam bahasa Cina?
- "辞藻" dalam bahasa Cina?
- "捎带" dalam bahasa Cina?
- "turun darah" dalam bahasa Cina?
- "qaryah" dalam bahasa Cina?
- "gayuk" dalam bahasa Cina?
- "不育" dalam bahasa Cina?
- "搭车" dalam bahasa Cina?
- "导致" dalam bahasa Cina?
- "tangas" dalam bahasa Cina?
- "rumah panggung" dalam bahasa Cina?
- "perut kapal" dalam bahasa Cina?
- "皱褶" dalam bahasa Cina?
- "防汛" dalam bahasa Cina?
- "Protestan" dalam bahasa Cina?
- "panas baran" dalam bahasa Cina?
- "penuh perut" dalam bahasa Cina?
- "加利福尼亚" dalam bahasa Cina?
- "问号" dalam bahasa Cina?
- "L.I." dalam bahasa Cina?
Tentang bahasa cina
Bahasa Tionghoa (汉语/漢語, 华语/華語, atau 中文; Pinyin: Hànyǔ, Huáyǔ, atau Zhōngwén) adalah bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Meskipun kebanyakan orang Tionghoa menganggap berbagai varian bahasa Tionghoa lisan sebagai satu bahasa, variasi dalam bahasa-bahasa lisan tersebut sebanding dengan variasi-variasi yang ada dalam misalkan bahasa Roman; bahasa tertulisnya juga telah berubah bentuk seiring dengan perjalanan waktu, meski lebih lambat dibandingkan dengan bentuk lisannya, dan oleh sebab itu mampu melebihi variasi-variasi dalam bentuk lisannya.
Sekitar 1/5 penduduk dunia menggunakan salah satu bentuk bahasa Tionghoa sebagai penutur asli, maka jika dianggap satu bahasa, bahasa Tionghoa merupakan bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Bahasa Tionghoa (dituturkan dalam bentuk standarnya, Mandarin) adalah bahasa resmi Tiongkok dan Taiwan, salah satu dari empat bahasa resmi Singapura, dan salah satu dari enam bahasa resmi PBB.
Istilah dan konsep yang digunakan orang Tionghoa untuk berpikir tentang bahasa berbeda dengan yang digunakan orang-orang Barat; ini disebabkan oleh efek pemersatu aksara Tionghoa yang digunakan untuk menulis dan juga oleh perbedaan dalam perkembangan politik dan sosial Tiongkok dibandingkan dengan Eropa. Tiongkok berhasil menjaga persatuan budaya dan politik pada waktu yang bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Romawi, masa di mana Eropa terpecah menjadi negara-negara kecil yang perbedaannya ditentukan oleh bahasa.
Perbedaan utama antara konsep Tiongkok dan konsep Barat tentang bahasa ialah bahwa orang-orang Tiongkok sangat membedakan bahasa tertulis (wen) dari bahasa lisan (yu). Pembedaan ini diperluas sampai menjadi pembedaan antara kata tertulis (zi) dan kata yang diucapkan (hua). Konsep untuk bahasa baku yang berbeda dan mempersatukan bahasa lisan dengan bahasa tertulis ini dalam bahasa Tionghoa tidaklah terlalu menonjol. Ada beberapa varian bahasa Tionghoa lisan, di mana bahasa Mandarin adalah yang paling penting dan menonjol. Tetapi di sisi lain, hanya ada satu bahasa tertulis saja. (Lihat paragraf di bawah ini).
Bentuk karakter cetak kuno dari zhongwen.
Bahasa Tionghoa lisan adalah semacam bahasa intonasi yang berhubungan dengan bahasa Tibet dan bahasa Myanmar, tetapi secara genetis tidak berhubungan dengan bahasa-bahasa tetangga seperti bahasa Korea, bahasa Vietnam, bahasa Thai dan bahasa Jepang. Meskipun begitu, bahasa-bahasa tersebut mendapat pengaruh yang besar dari bahasa Tionghoa dalam proses sejarah, secara linguistik maupun ekstralinguistik. Bahasa Korea dan bahasa Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang menggunakan aksara Tionghoa, yang masing-masing dipanggil Hanja dan Kanji. Di Korea Utara, Hanja sudah tidak lagi digunakan dan Hangul ialah satu-satunya cara untuk menampilkan bahasanya sementara di Korea Selatan Hanja masih digunakan. Bahasa Vietnam juga mempunyai banyak kata-kata pinjam dari bahasa Tionghoa dan pada masa dahulu menggunakan aksara Tionghoa.
